Bahan yang Perlu Disiapkan Sebelum Membuat Website Usaha
Daftar praktis logo, tulisan, foto, produk, dan kontak agar pengerjaan website usaha lebih terarah.
Website lebih mudah dikerjakan ketika informasi dasarnya tersedia. Anda tidak harus memiliki seluruh bahan sejak percakapan pertama, tetapi daftar yang jelas membantu memperkirakan pekerjaan, biaya, dan jadwal.
Gunakan panduan ini untuk menyiapkan website profil atau katalog. Jika masih ragu memilih bentuknya, baca perbedaan website profil, katalog, dan toko online.
1. Tujuan dan calon pembaca
Tuliskan satu tujuan utama: memperkenalkan layanan, menampilkan produk, atau menerima permintaan penawaran. Jelaskan siapa calon pelanggan Anda dan pertanyaan apa yang biasanya mereka ajukan sebelum membeli.
Contoh untuk supplier mesin bakery: calon pembeli ingin mengetahui jenis mesin, kapasitas, harga atau cara meminta harga, dan pengiriman. Informasi itu membantu menentukan urutan isi website.
2. Identitas usaha dan kontak
- Nama usaha yang akan ditampilkan dan logo dalam kualitas terbaik yang tersedia.
- Penjelasan singkat bidang usaha serta layanan utama.
- Nomor WhatsApp, email, alamat atau wilayah layanan.
- Jam layanan jika sudah ditetapkan.
- Tautan media sosial resmi yang masih digunakan.
Periksa kembali ejaan nama, alamat, dan nomor telepon. Jika lokasi tidak menerima kunjungan langsung, jelaskan cara membuat janji atau cukup tampilkan wilayah layanan yang relevan.
3. Foto asli dan hak penggunaannya
Gunakan foto produk, tempat usaha, kegiatan, atau hasil pekerjaan sendiri. Untuk portofolio digital, tangkapan layar website yang Anda miliki dapat membantu memperlihatkan hasil nyata. Hapus informasi pribadi dan gunakan data simulasi jika ada data pelanggan atau keuangan.
Jika menggunakan gambar supplier atau karya pihak lain, pastikan izin atau lisensinya sesuai penggunaan. Gambar ilustrasi perlu diberi keterangan bila berpotensi dianggap sebagai hasil pekerjaan asli. Anda tidak harus membeli foto baru jika dokumentasi sendiri sudah cukup jelas.
4. Data produk untuk katalog
Siapkan satu folder gambar dan satu daftar produk dengan susunan yang konsisten. Contoh kolomnya: kode, nama, kategori, foto, spesifikasi, harga atau keterangan permintaan harga, serta isi paket.
Untuk mesin, bedakan kapasitas, ukuran, dan kebutuhan daya. Jangan menyalin spesifikasi model lain hanya karena bentuknya mirip. Tandai informasi yang masih perlu dikonfirmasi agar tidak diterbitkan sebagai fakta.
Pelajari contoh penyusunan informasi melalui studi kasus katalog Nusabake.
5. Tulisan dan contoh arah tampilan
Tulisan awal boleh berupa poin: apa yang ditawarkan, untuk siapa, manfaat, proses pemesanan, serta pertanyaan umum. Bila membutuhkan bantuan penulisan, masukkan pekerjaan tersebut ke dalam penawaran.
Pilih dua atau tiga contoh website lalu jelaskan bagian yang disukai, misalnya susunan menu atau ukuran gambar. Contoh membantu komunikasi; desain dan isi tetap disesuaikan dengan usaha Anda.
6. Pengelolaan setelah peluncuran
Tentukan siapa yang memperbarui informasi. Apakah Anda perlu panel admin, panduan edit sederhana, atau bantuan pembaruan berkala? Jelaskan pula apakah sudah memiliki domain dan hosting. Akses akun dibahas melalui mekanisme yang sesuai; jangan memasukkan kata sandi ke formulir konsultasi umum.
Checklist sebelum mulai
- Tujuan dan jenis website sudah dibahas.
- Logo, kontak, foto, dan tulisan terkumpul.
- Data produk diperiksa oleh pemilik usaha.
- Jumlah halaman atau produk, revisi, dan jadwal disepakati.
- Biaya pihak ketiga dan pihak yang memegang akun jelas.
Bahan yang belum tersedia bukan alasan untuk menunda konsultasi. Sebutkan kekurangannya agar pekerjaan tambahan dapat dihitung sejak awal. Lihat contoh lingkup paket atau kirim kebutuhan melalui formulir konsultasi.